Posts

Showing posts with the label Pendidikan

Teori Kemandirian Belajar Menurut Para Ahli

Image
Kemandirian adalah perilaku peserta didik dalam mewujudkan kehendak atau keinginannya secara nyata dengan tidak bergantung pada orang lain, dalam hal ini peserta didik mampu melakukan belajar sendiri, dapat menentukan cara belajar yang efektif, mampu melaksanakan tugas belajar dengan baik dan mampu untuk melakukan aktivitas belajar secara mandiri (Rachmayani, 2014:13-23). Belajar mandiri adalah kegiatan belajar aktif, yang didorong oleh niat atau motif untuk menguasai suatu kompetensi guna mengatasi suatu masalah, dan dibangun dengan bekal pengetahuan atau kompetensi yang dimiliki. Pencapaian kompetensi sebagai tujuan belajar, dan cara penyampaiannya baik penetapan waktu belajar, tempat belajar, tempo belajar, cara belajar, maupun evaluasi belajar dilakukan oleh mahasiswa sendiri. Disini belajar mandiri lebih dimaknai sebagai usaha peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar yang didasari niat untuk menguasai suatu kompetensi tertentu (Supriyati, 2013:44-57). Masrun dkk (2006:...

Theory Of Mindset

Image
Pola berpikir akan terbentuk melalui “imprint“ yaitu proses pembiasaan diri atau pengalaman yang direkam sejak masa kecil seseorang. Sedangkan imprinting adalah suatu proses reaksi tingkah laku yang diperoleh orang selama masih sangat muda dalam kehidupan. Menurut (William, 2004; dan Ricci, Mary, 2013) ada dua jenis pola pikir (mindset), yaitu: (1) pola pikir tetap (fixed mindset), yaitu pola pikir yang tidak dapat ditingkatkan. Ini adalah pola pikir yang negatif, pesimis, tidak percaya diri, puas dengan keadaan yang sekarang dan (2) pola pikir berkembang (growth mindset), yaitu pola pikir (pandangan) yang dapat dikembangkan melalui praktik, pelatihan, cara atau metode yang tepat. Ini adalah pola pikir yang positif dan optimis, selalu ingin berusaha, berjuang terus, percaya bahwa bisa lebih maju. Menurut Anderson, dkk, 2004; dan Bloom 2010, menyatakan bahwa “Pattern thinking is fundamentally at the core of all human thinking, in which the brain functions as a pattern recognizer”...

Proactive Personality Theory

Image
Bateman dan Crant (2000), mendefinisikan individual yang memiliki kepribadian proaktif sebagai kepribadian yang dimiliki seseorang yang relatif tidak mudah dipaksa oleh kekuatan yang berhubungan dengan situasi, dan dapat mempengaruhi perubahan lingkungan. Pada saat seseorang melakukan tindakan untuk mempengaruhi orang lain, baik itu berhasil atau gagal, maka individu tersebut telah menggunakan pengaruh sosial pada orang lain. Covey (2008:61) meringkas ciri individu proaktif dalam lima sifat sebagai berikut: (1) memiliki sikap bertanggung jawab (attitude of responsibility); (2) mengerjakan hal yang mampu dikerjakan (do something that is capable); (3) berusaha dari dalam keluar (sought from the inside out); (4) berpusat pada prinsip (principle centered); dan (5) mengembangkan dan menggunakan empat anugerah manusia secara optimal (develop and use the four human grace optimally): Pertama, individu proaktif selalu bertanggungjawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, kondisi, atau pengko...

Pengertian Reliability

Image
Reliability didefinisikan sebagai probabilitas suatu peralatan untuk tetap mampu berfungsi sesuai yang spesifikasi diinginkan, kondisi maupun waktu tertentu tanpa mengalami kegagalan. Selain itu Reliability digunakan untuk menentukan kemungkinan peralatan atau sistem tetap beroperasi secara terus menerus dalam menjalankan fungsinya (pada kondisi lingkungan secara spesifik dan dalam jangka waktu tertentu) tanpa mengalami kerusakan Kata “ reliability ” terjemahan Indonesianya adalah kehandalan, reliable berarti handal. Kadang arti dan makna katanya tertukar dengan kelayakan / layak (yang berarti feasibility / feasible). Namun definisi formalnya dari reliability adalah : peluang sebuah komponen, sub-sistem atau sistem melakukan fungsinya dengan baik, seperti yang dipersyaratkan, dalam kurun waktu tertentu dan dalam kondisi operasi tertentu pula. Karena mengandung komponen peluang, maka secara inheren didalamnya ada masalah statistik termasuk : 1. Uncertainty, 2. Probability, 3. Probabi...

Resensi Buku “Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru Karangan Muhibbin Syah”

Image
Resensi  Buku “Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru Karangan Muhibbin Syah” dikerjakan oleh penulis dalam memenuhi tugas perkuliahan. Kandungan pokok dalam buku ini terdiri dari atas dua macam pembahasan yaitu 1) hal belajar; dan 2) hal mengajar. Hal-hal pokok tersebut dijadikan intisari pembahasan dalam buku ini mengingat pentingnya dalam setiap proses pengajaran baik dalam satuan pendidikan sekolah maupun satuan pendidikan luar sekolah. Pembahasan mengenai hal belajar dihubungkan langsung dengan kegiatan siswa saat melakukan proses belajar (tahapan perilaku mempelajari materi) baik dilingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Sedangkan pembahasan mengenai mengajar dikaitkan dengan kegiatan guru khususnya ketika berada di tengah-tengah proses belajar-mengajar. Dengan demikian, selain proses belajar dan proses mengajar itu sendiri, sosok-sosok manuasia yang menjadi sorotan utama buku ini adalah siswa dan guru. Hal-hal lain seperti tentang studi psikologi pendi...

Sosok Kurikulum 2013

Image
Setiap kurikulum dikembangkan dan diimplementasikan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk untuk satuan pendidikan SMK. Demikian pula hajat “Kurikulum 2013” yang telah dilaksanakan secara bertahap mula Tahun Pelajaran 2013/2014 yang lalu. a.    Kemukakan pemahaman anda secara komprehensif tentang “sosok” Kurikulum 2013 untuk SMK sebagaimana “dikembangkan” oleh Kemendikbud. b.    Lakukan analisis secara kritis terhadap kuriulum 2013 tersebut sehingga anda temukan minimal 3 (tiga) problem yang berkaitan dengan implementasi pembelajaran di SMK, khususnya pada pembelajaran matapelajaran kelompok C2 (Dasar Program Keahlian) dan kelompok C3 (Paket Keahlian). c.    Kemukakan pemikiran konstruktif anda tentang hal-hal apa saja yang harus dilakukan oleh para pengelola dan guru SMK sehingga berbagai permasalahan sebagaimana anda identifikasi pada butir B tersebut berhasil diatasi dengan baik dan membuahkan pembelajaran yang berkual...

Beasiswa Santri Berprestasi 2015

Kementerian Agama RI kembali membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2015. Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan Madrasah Aliyah binaan pondok pesantren jurusan IPA, IPS, Bahasa,dan Agama. Serta lulusan pondok pesantren muadalah dan ponpes salafiyah. Beasiswa santri tersebut dapat dipergunakan untuk melanjutkan kuliah S1 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri di tanah air, di antaranya UIN Jakarta, UIN Malang, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Pendidikan Indonesia, serta sejumlah perguruan tinggi Islam lainnya seperti UIN Sunan Ampel, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Wali Songo, dan UIN Sunan Gunung Djati. Tahun ini ada sekitar 300 kursi yang disediakan untuk beasiswa santri 2015. Santri yang mendaftar adalah hasil seleksi administratif dari masing-masing ponpes. Peserta akan mengikuti seleksi tertulis di masing-masing di setiap Kanwil Kemenag yang digelar sekitar Mei 2015. Sasaran: a. Lulusan Madrasah Aliyah (MA) T...

Penerapan Pendekatan Scientifik Pada Pembelajaran

Langkah-langkah Umum Pendekatan Scientific Langkah-langkah penerapan pendekatan scientific dalam proses pembelajaran meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan (Permendiknas Nmr. 81a, 2013). Untuk lebih jelasnya sebagai berikut: 1.    Mengamati Pengamatan adalah menggunakan satu atau lebih indera-indera pada tubuh manusia yaitu penglihat, pendengar, pembau, pengecap, dan peraba atau perasa. Misalnya melihat sebuah papan tulis, mendengar bel berdering, membau asap, mengecap rasa jeruk, meraba kain yang halus semua itu merupakan contoh kegiatan pengamatan. Informasi yang dikumpulkan dari pengamatan disebut bukti atau data (Science Explorer, dalam Nur 2011). 2.    Menanya Dalam kegiatan mengamati, guru membuka kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk bertanya mengenai apa yang sudah dilihat, disimak, atau dibaca. Peserta didik dibimbing untuk dapat mengajukan pertanyaan tentang hasil pengamatan objek yang...

Konsep Scientific Approach Dalam Pembelajaran

Definisi Pendekatan Scientific (Scientific Approach) Pendekatan dapat didefinisikan sebagai titik tolak atau sudut pandang terhadap proses pembelajaran. Definisi pendekatan merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum (Kellen, dalam Rusman 2012:). Menurut Hamalik (2008:31), penggunaan suatu pendekatan pada umumnya menentukan bentuk dan pola yang dipergunakan oleh kurikulum. Adapun kurikulum 2013 yang sedang diimplementasikan saat ini menggunakan jenis pendekatan scientific. Pendekatan scientific pertama kali diperkenalkan di Amerika pada akhir abad ke-19, sebagai penekanan pada pendekatan laboratorium formalistik yang mengarah pada fakta-fakta ilmiah (Hudson, 1996:115). Pendekatan scientific ini memudahkan guru atau pengembang kurikulum untuk memperbaiki proses pembelajaran, yaitu dengan memecah proses ke dalam langkah-langkah atau tahapan-tahapan secara terperinci yang memuat instruksi untuk siswa melaksanakan kegiatan pembelajaran (Maria ...

Pembelajaran Inkuiri

Image
Kata inkuiri berasal dari bahasa inggris “ Inquiry ” berarti pertanyaan,  pemeriksaan, atau penyelidikan. Model pembelajaran inquiry adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analisis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan (Sanjaya, 2006). Menurut piaget bahwa model pembelajaran inquiry adalah model pembelajaran yang mempersiapkan siswa pada situasi untuk melakukan eksperimen sendiri secara luas agar melihat apa yang terjadi, ingin melakukan sesuatu, mengajukan pertanyaan-pertanyaan, dan mencari jawabannya sendiri, serta menghubungkan penemuan yang satu dengan penemuan yang lain, membandingkan apa yang ditemukannya dengan yang ditemukan siswa lain (mulyasa, 2008). Berdasarkan kedua pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inquiry adalah model  pembelajaran yang mempersiapkan siswa pada situasi untuk melakukan eksperimen sendiri sehingga dapat berpikir secara k...

Pembelajaran Project Based Learning (PBL)

Image
Pengertian Pembelajaran Berbasis Proyek ( Project Based Learning ) Pembelajaran berbasis proyek ( project based learning ) merupakan model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola pembelajaran di kelas dengan melibatkan kerja proyek. Melalui pembelajaran berbasis proyek, proses inquiry dimulai dengan memunculkan pertanyaan penuntun dan membimbing peserta didik dalam sebuah proyek kolaboratif yang mengintegrasikan berbagai materi dalam kurikulum. Pada saat pertanyaan terjawab, secara langsung peserta didik dapat melihat berbagai elemen utama sekaligus berbagai prinsip dalam sebuah disiplin yang sedang dikajinya. Pembelajaran berbasis proyek merupakan investigasi mendalam tentang sebuah topik dunia nyata, hal ini akan berharga bagi usaha peserta didik. Mengingat bahwa masing-masing peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda, maka pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menggali materi dengan menggunakan ...

Gaya Belajar dan Pembelajaran Menurut Kolb

Image
Metode mengajar atau strategi mampu menyesuaikan dengan keberagaman siswa. Menurut Kolb (1984) model belajar experiental learning diklarifikasikan dalam ke empat kutub gaya belajar siswa yaitu concrete experience (CE), reflective observation (RO), abstract conceptualization (AC), dan active experimentation (AE).   (Sumber ilustrasi: http://www.gayabelajar.net/wp-content) Concrete Experience (CE), siswa belajar melalui perasaan ( feeling ), degan menekankan segi-segi pengalaman kongkret, lebih mementingkan relasi dengan sesama dan sensivitas terhadap perasaan orang lain. Reflective Observation (RO), siswa belajar melalui pengamatan (watching), penekanannya mengamati sebelum menilai, menyimak suatu perkara dari berbagai perspektif, dan selalu menyimak dari hal-hal yang diamati. Abstract Conceptualization (AC), siswa belajar melalui pemikiran (thinking) dan lebih terfokus pada analisis logis dari ide-ide, perencanaan sistematis, dan pemahaman intelektual dari situasi ata...