Posts

Showing posts with the label Motivasi

Uwais Al Qarni Terkenal Di Langit Tapi Tidak Terkenal Di Bumi

Rasulullah Shallallahu Aalaihi wa Sallam sedang duduk diantara para sahabatnya; antara lain Abu Hurairah, Umar, Ali dan lainnya. Beliau bersabda: “Sesungguhnya sebaik-baik generasi tabi’in adalah orang yang bernama Uwais. Dia mempunyai seorang ibu dan mempunyai belang putih ditubuhnya. Lalu dia berdoa hingga Allah menghilangkan belang itu kecuali hanya tersisa sebentuk dirham.” (HR. Muslim dalam shahihnya No. 2542, Imam Ahmad dalam Musnadnya, I/38) Di Yaman, tinggallah seorang pemuda bernama Uwais Al Qarni yang berpenyakit sopak. Karena penyakit itu tubuhnya menjadi belang-belang. Walaupun cacat tapi ia adalah pemuda yang saleh dan sangat berbakti kepada ibunya, seorang perempuan wanita tua yang lumpuh. Uwais senantiasa merawat dan memenuhi semua permintaan ibunya. Hanya satu permintaan yang sulit ia kabulkan. “Anakku, mungkin Ibu tak lama lagi akan bersamamu. Ikhtiarkan agar ibu dapat mengerjakan haji,” pinta sang ibu. Mendengar ucapan sang ibu, Uwais termenung. Per...

Kisah Teladan "Sang Raja dan Pelayan"

πŸŒ΄πŸŒΎπŸŒΏπŸŒ΅πŸπŸŒ²πŸ‚πŸƒ Ada seorang Raja yang mempunyai seorang pelayan, yang dalam setiap kesempatan selalu berkata kepada sang Raja: "Yang Mulia, jangan khawatir, karena segala sesuatu yang dikerjakan Allah adalah sempurna, Ia tak pernah salah." 🌴🌾🌿🌡🍁 Suatu hari, mereka pergi berburu, pada saat mana seekor binatang buas menyerang sang Raja. Si pelayan berhasil membunuh binatang tersebut, namun tidak bisa mencegah Rajanya dari kehilangan sebuah jari tangan. 🌴🌾🌿🌡🍁 Geram dengan apa yang dialaminya, tanpa merasa berterima kasih, sang Raja berkata, "Kalau Allah itu baik, saya tidak akan diserang oleh binatang buas dan kehilangan satu jari saya..!" 🌴🌾🌿🌡🍁 Pelayan tersebut menjawab, "Apapun yang telah terjadi kepada Yang Mulia, percayalah bahwa Allah itu baik dan apapun yang dikerjakanNya adalah sempurna, Ia tak pernah salah." 🌴🌾🌿🌡🍁 Merasa sangat tersinggung oleh respon pelayannya, sekembalinya ke istana, sang Raja memerintahkan para p...

Kesuksesan Bukanlah Harga yang Murah

Setiap orang yang sukses punya kebiasaan menghindari terlalu mudah mengatakan "Saya tidak bisa". Anak kecil harus terjatuh ratusan kali sampai ia bisa berjalan, Petinju harus merasakan jotosan maut demi dirinya menjadi jawara, Sukses bukan datang serta merta. Ada memang orang yang sukses karena kebejan, ditakdirkan untung. Namun secara mayoritas, mereka yang sukses adalah yang memaafkan kegagalan dan kekecewaan. Gagal adalah musibah, namun tidak bangkit setelah gagal adalah lebih musibah. Contoh perjuangan: Gigi Nabi Muhammad harus pecah sebelum sukses dakwah, Nabi Musa terlebih dulu harus menjadi buruh upahan, dikejar-kejar fir'aun sebelum dirinya memperoleh kemenangan, dan Nabi Yusuf terlebih dahulu harus dipenjara, dijual, dibuang ke sumur, sebelum meraih sukses. Kegagalan, rintangan adalah mesin penguji yang semakin menampakkan kualitas kita. Kesuksesan harus diperjuangkan berulang-ulang dari berbagai pintu dan berkali-kali. " Kulihat kenyaman besar tak bi...

Dibalik Formasi "V" Pada Kelompok Burung Yang Terbang

Image
"Terkadang orang yang sedang sendiri menjadi orang yang bodoh. Akan tetapi, kebodohon tidak akan menimpa orang yang berada dalam kelompok" (Mark Twain) Ketika melihat langit di sore hari segerombolan burung-burung terbang berbentuk "V" yang akan berhijrah di suatu tempat. Akankah kalian berpikir tentang hal itu. Berapa banyak sesuatu yang anda lihat, akan tetapi anda tidak bisa mengetahui sebabnya? Ilmu pengetahuan telah memberikan kabar kepada anda bahwa ketika burung mengepakkan kedua sayapnya, maka ia akan terbang tinggi. Sekelompok burung yang terbang dengan membentuk huruf "V", maka ia akan mampu menempuh jarak lebih sangat jauh, dua kali lipat atau lebih daripada jarak yang ditempuh oleh burung yang terbang sendirian. Jika ada salah satu burung yang keluar dari sekelompok burung yang membentuk huruf "V" maka ia akan menghadapi tekanan angin yang kuat dan melawan arus angin yang kencang. Oleh karena itu, ia harus kembali pada kelompok...

Menulikan Telinga dari Ucapan Mematikan

Image
Kehidupan berjalan secara alami bagi sekelompok katak yang saling berkejaran di antara pepohonan hutan. Namun, kejadian malang menimpa dua katak yang ada di sekolompok katak tersebut, keduanya terpelosok ke dalam lubang air cukup dalam. Semua katak melihat nasib kedua temennya yang malang itu. Mereka hanya bisa menaruh kasihan, karena mereka tak mungkin bisa menolong ke dua katak tersebut. Mereka hanya bisa menyeru kepada kedua temennya itu dengan ucapan kalian berdua untuk pasrahlah dengan kematianmu. Berhari-hari telah dilalui kedua katak tersebut sebagai kenangan hidupnya. Karena, sebesar apapun usaha mereka lakukan, tidak akan mampu menyelamatkan diri mereka. Kedua katak itu tidak mendengarkan seruan dari teman-temannya, mereka berdua terus meloncat-loncat, berusaha untuk menyelamatkan diri dari kubangan yang mematikan. Akan tetapi, usaha mereka sia-sia saja belaka. Bersamaan itu katak-katak yang lain terus menyeru agar mereka menghentikan usaha untuk menyelamatkan dir...